Piala AFF 2014 - Jadwal Siaran Langsung

Hasil Indonesia vs Vietnam Piala AFF 2014 - Jadwal Siaran Langsung
Jadwal Siaran Langsung Laga-laga Indonesia di Piala AFF 2014 - Tim nasional Indonesia akan mengikuti ajang AFF Suzuki Cup 2014. Indonesia tergabung di Grup A bersama Vietnam, Filipina, dan Laos. Jika dilihat dari sejarah, peluang Indonesia untuk lolos ke babak semifinal cukup terbuka lebar. Hanya Vietnam yang memiliki nama besar bila dibandingkan Filipina dan Laos. Akan tetapi, pasukan Alfred Riedl tidak boleh lengah. Filipina dan Laos kadang bisa menyulitkan Indonesia. Apalagi, Indonesia baru melakukan persiapan tim untuk ajang ini dalam waktu relatif singkat.

Indonesia akan mengawali laga melawan tuan rumah Vietnam di Stadion Nasional My Dinh, Hanoi, 22 November mendatang. Selanjutnya, Indonesia akan ditantang Filipina di tempat yang sama, tiga hari berselang. Laos akan menjadi lawan terakhir Indonesia di Grup A. Karena laga itu berbarengan dengan pertandingan antara Vietnam melawan Filipina, maka Indonesia akan menghadapi Laos di Stadion Hang Day, Hanoi, 28 November 2014.

Seluruh pertandingan bisa disaksikan secara langsung di FOX Sport (Ch 115). Beli voucher K-Vision sekarang dan aktifkan paket Anda dengan menghubungi 500828. Berikut ini adalah jadwal siaran langsung laga-laga Indonesia dalam AFF Suzuki Cup 2014:

Indonesia Vs Vietnam, 22 November 2014 pukul 18.55 WIB
Indonesia Vs Filipina, 25 November 2014 pukul 15.55
Indonesia Vs Laos, 28 November 2014 pukul 18.55

GRUP A - Vietnam : Filipina, Indonesia, Vietnam dan Laos

Saturday 22 November : Philippines 4 - 1 Laos
Saturday 22 November : Vietnam 2 - 2 Indonesia
Tuesday 25 November : Philippines v. Indonesia
Tuesday 25 November : Laos v. Vietnam
Friday 28 November : Indonesia v. Laos
Friday 28 November : Vietnam v. Philippines

GRUP B - Singapura : Singapura, Malaysia, Thailand dan Myanmar

Sunday 23 November : Malaysia v. Myanmar
Sunday 23 November : Singapore v. Thailand
Wednesday 26 November : Malaysia v. Thailand
Wednesday 26 November : Myanmar v. Singapore
Saturday 29 November : Singapore v. Malaysia
Saturday 29 November : Thailand v. Myanmar

Selengkapnya..

UMK 2015 Kota Cimahi dan Bandung Barat

Besaran UMK 2015 Kota Cimahi Nilai Upah MinimumKecewa atas nilai rekomendasi upah minimum kota (UMK) Cimahi 2015 yang dikabarkan hanya Rp 1,95 juta, buruh se-Kota Cimahi kembali turun ke jalan, Jumat (21/11/2014). Mereka menuntut Wali Kota Cimahi mengubah besaran UMK sebelum ditetapkan Gubernur Jabar hari ini. Pantauan di lapangan, buruh dari PT Kahatex Cibaligo turun nyaris seluruhnya berjumlah sekitar 10.000 orang. Mereka melakukan aksi longmarch dari lokasi pabrik dengan tujuan menuju kantor Pemkot Cimahi Jln. Rd. Demang Hardjakusumah.

Ketua Kongres Aliansi Serikat Buruh indonesia (KASBI) Kota Cimahi Minardi menyatakan, buruh kecewa atas rekomendasi UMK 2015 yang dikirimkan Wali Kota Cimahi untuk ditetapkan Gubernur Jabar. "Buruh menuntut upah Rp 3,3 juta, itu tidak bisa ditawar lagi karena dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) sudah kami rasakan," katanya. Nilai UMK 2014 Rp1.735.473.000 setelah direvisi oleh Gubernur Jabar yang sebelumnya hanya Rp 1.660.473. "Jadi, kami minta UMK diubah lagi untuk memberi napas bagi buruh. Kalau tidak, maka kami dibiarkan mati dalam keadaan miskin," ujarnya.

Menjelang batas akhir penetapan nilai upah minimum kota (UMK) Cimahi 2015, buruh se-Kota Cimahi all-out geruduk kantor Wali Kota Cimahi Jln. Rd. Demang Hardjakusumah Kota Cimahi, Rabu (19/11/2014). Mereka menuntut UMK Cimahi 2015 minimal naik 30 persen dari tahun 2014. Dua gelombang aksi buruh memadati kawasan Pemkot Cimahi. Buruh yang dimotori Aliansi Serikat Buruh-Serikat Pekerja Kota Cimahi, diikuti serikat buruh dari KSPSI-SBSI 92-FSPMI-SPN-GOBSI tiba lebih dulu ke lokasi.

Buruh yang tumpah ke jalan menutup ruas jalan di depan kantor pemerintahan tersebut sehingga akses transportasi umum terhambat. Dalam aksinya, selain melakukan orasi-orasi, buruh juga nyaris mendobrak pintu gerbang kantor Wali Kota Cimahi, karena aksinya tidak mendapat reaksi dari pihak Pemkot Cimahi. Mereka mendorong dan menggoyang-goyangkan pintu pagar sesuai komando orator yang berada di atas mobil komando.

Ketua SBSI 92 Kota Cimahi Asep Jamaludin menyatakan, buruh Cimahi harus berjuang mendapatkan kenaikan UMK 2015. Kenaikan UMK 2015 dituntut sebesar 30%. Tahun lalu, besaran nilai UMK Kota Cimahi Rp1.735.473.000 yang sempat mendapat revisi oleh Gubernur Jabar yang sebelumnya hanya Rp 1.660.473. Hasil survey KHL di Kota Cimahi menetapkan angka Rp 1.725.168, nilainya lebih rendah dibanding UMK Cimahi 2014.

Akhirnya sepuluh perwakilan buruh pun diterima pihak Pemkot. Dalam audiensi itu, Sekda Kota Cimahi Bambang Arie Nugroho dan Kadisnakertransos Kota Cimahi Benny Bachtiar menyatakan kesepakatannya atas semua keinginan buruh. Pemkot Cimahi akan berupaya meningkatkan upah buruh sesuai dengan hasil survei dan prediksi kenaikan harga BBM. Bahkan Pemkot Cimahi pun setuju agar penetapan UMK Cimahi dilakukan tidak terburu-buru.

Sementara itu Puluhan buruh yang tergabung dalam organisasi KASBI menggeruduk Balai Kota Bandung, Jalan Wastukencana, Senin (3/11). Kedatangan buruh tersebut untuk menuntut kenaikan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) tahun 2015 menjadi Rp 3,3 juta dari sebelumnya Rp 2 juta. Selain membawa spanduk yang meminta UMK Rp 3,3 juta, mereka pun mengibarkan bendera organisasinya di depan gerbang Bala Kota. Koordinator KASBI, Kiki Nurcahya, mengatakan, tuntutan buruh mengenai UMK sebesar Rp 3,3 juta sudah harus dilakukan oleh Pemkot Bandung. Sebab, hal itu didasari dengan rencana kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM).


#Update Besaran UMK 2015 di Kota Cimahi naik 15,31 persen dari Rp. 1.735.473,- menjadi Rp. 2.001.200,- dan Kabupaten Bandung Barat naik 15,31 persen dari Rp.1.738.476,- menjadi. Rp. 2.004.637,- dan akan berlaku mulai 1 Januari 2015 #Lihat pula : Daftar Lengkap UMK Kabupaten/Kota di Jawa Barat
Selengkapnya..

Buang Sampah Sembarangan Denda Rp50 Juta

Bandung Mulai 1 Desember 2014 Buang Sampah Sembarangan Didenda hingga Rp 50 Juta
Pemkot Bandung akan memberlakukan denda sampah mulai 1 Desember 2014. Sebagai permulaan ada 6 pelanggaran di mana denda akan diberlakukan. Menurut Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, sebetulnya ada banyak poin denda dalam perda K3. "Bagi yang tidak punya tempat sampah di depan rumah, di kendaraan, bakar sampah, buang sampah sembarangan, buang sampah ke sungai dan merusak fasilitas tempat sampah," ujar Emil usai sosialisasi denda sampah di Sabuga, Jumat (21/11/2014).

Teknisnya, nanti akan ada relawan yang diberi lencana yang bertugas membantu Satpol PP untuk menegur dan memperingatkan. Relawaan tersebut terlebih dahulu diberi pelatihan terkait denda sampah tersebut. "Nanti tanggal 30 ada pengukuhan relawannya. Diberi pengarahan dulu. Baru tanggal 1 diberlakukan denda," terangnya. Emil mengakui pemberlakuan denda ini akan menuai pro dan kontra. Namun pihaknya tetap optimis bisa merubah perilaku warga Bandung. "Dalam tradisi mengubah mental pasti ada saja. Makanya minggu pertama lebih banyak peringatan. Ini teh eksperimen, da kami mah inginnya enggak ada denda-denda seperti ini," tandasnya.

Di hadapan ribuan kepala sekolah dan ketua RT RW di Bandung, Wali Kota Ridwan Kamil (Emil) mensosialisasikan pemberlakuan denda sampah pada 1 Desember nanti. Ia meminta setiap kelas, tingkat RT dan RW ada dua relawan sampah. Acara sosialisasi ini digelar di Sasana Budaya Ganesha, Jalan Tamansari, Jumat (21/11/2014). "Kalau semua orang Bandung ikuti aturan, sepertinya Bandung juara bisa lebih cepat. Tapi karena sampai sekarang kondisinya, saya terpaksa melakukan denda. Siapa tahu nantinya bisa seperti Singapura," ujarnya.

Ia meminta di setiap kelas dan tingkat RT dan RW, ditunjuk dua orang untuk turun tangan membantu menjadi relawan denda sampah. "Jadi jumlahnya ribuan. Nantinya relawan itu akan membantu petugas satpol PP untuk menindak lalu kemudian dikenai denda," katanya. Emil juga akan bekerjasama dengan kepolisian untuk merazia kendaraan yang tidak memiliki tempat sampah.

Pada saat memberikan sambutan, Emil sempat memanggil Pak Sariban, relawan sampah di Kota Bandung, yang bertahun-tahun berbakti tanpa pamrih untuk kebersihan lingkungan di Bandung. "Ini dia superhero di Bandung," ujar Emil yang disambut aplaus para tamu undangan. Pak Sariban berdiri dan tersenyum. Setelah Emil memberikan sambutan, Pak Sariban sempat bernyanyi yang lagunya tentang kebersihan. Sesuai perda K3, buang sampah sembarangan di Bandung didenda Rp 250 ribu hingga Rp 50 juta. - Sumber : Detik


Selengkapnya..